The Red Dress adalah proyek bordir kolaboratif global pemenang penghargaan yang telah berlangsung selama beberapa tahun. Proyek ini digagas oleh seniman tekstil Inggris Kirstie Macleod, yang memulai Red Dress pada tahun 2009. Awalnya memamerkan gaun tersebut sebagai instalasi, Macleod duduk di kubus bening sambil mengenakan gaun tersebut dan mengerjakan sulamannya. Selama 14 tahun berikutnya, potongan-potongan gaun tersebut telah berkeliling dunia, dan terus disulam oleh tangan yang berbeda. Proyek ini telah dikerjakan oleh 365 wanita, 7 pria, dan 2 seniman non-biner dari 50 negara, serta penonton di kota-kota tempat gaun tersebut dipamerkan. Dalam prosesnya, The Red Dress telah menjadi media ekspresi yang menakjubkan bagi wanita di seluruh dunia, banyak di antaranya yang tinggal di negara-negara yang dilanda perang, dalam keadaan kemiskinan yang rentan, atau sebagai pengungsi. Perasaan, cerita, dan impian merekalah yang telah disulam ke dalam bahan tersebut. Film pendek ini berbagi kisah menakjubkan tentang Red Dress, dan apa artinya bagi beberapa rekan penciptanya.
Film ini menjadi pengiring Red Dress saat bepergian keliling dunia untuk menghadiri pameran, untuk ditayangkan bersama Red Dress itu sendiri.
Sejak 2009, seniman Kirstie Macleod telah melibatkan seniman dari seluruh dunia untuk menyumbangkan kisah politik, budaya, dan pribadi mereka ke The Red Dress.
Kini, perjalanan baru dimulai saat Kirstie dan Gaunnya bertualang dari cahaya dingin galeri menuju pegunungan Chiapas, Meksiko, bertemu dengan dua perempuan yang berkontribusi dalam proses penyulaman tersebut. Hanya sedikit penyulam yang pernah melihat gaun itu selesai dirakit, dan Kirstie belum pernah bertemu banyak dari mereka, hingga kini.
COMMUNITY REFLECTIONS
SHARE YOUR REFLECTION
29 PAST RESPONSES
Elinor
Thank you for sharing
We need this type of stories in the world
Also here in sunny South Africa
Thank you for inspiring me to move forward with a collaborative Kintsugi piece I've been working on the last 3 years. ❤