Back to Stories

Bagaimana Seorang Ayah Mengubah Sebuah Tragedi

Ayah Kehilangan Putranya Akibat Kanker, Memulai Kegiatan Amal untuk Mengantar Anak-anak ke Kemoterapi

Richard Nares berdiri di depan salah satu dari banyak mobil van yang digunakan yayasannya untuk mengangkut anak-anak ke dan dari tempat perawatan kemoterapi. Facebook, Yayasan Emilio Nares

Richard Nares menghadapi ketakutan terburuk orang tuanya ketika putranya Emilio didiagnosis menderita leukemia pada tahun 1998 dan meninggal karena penyakit tersebut dua tahun kemudian. Namun, ia berhasil mengubah kesedihannya menjadi amal dengan membantu ratusan keluarga menghadapi tantangan rumit dari penyakit anak-anak, dengan memberi mereka tumpangan. Setelah putranya meninggal, ia kembali ke Rumah Sakit Anak Rady di San Diego dan bertanya kepada staf bagaimana ia dapat membantu orang lain. Jawaban mereka: transportasi. Anak-anak yang didiagnosis menderita kanker dan keluarga mereka harus bepergian jauh dan sering untuk menerima perawatan, seperti kemoterapi. Satu keluarga yang ditemui Richard tinggal 120 mil jauhnya dari rumah sakit. Yang lain harus bepergian ke rumah sakit enam kali seminggu tetapi tidak memiliki mobil.

Bagi sebagian anak, perawatan kemoterapi yang bersifat kaustik membuat sistem kekebalan tubuh mereka sangat lemah sehingga mereka tidak mampu menaiki transportasi umum yang penuh kuman.

Banyak orang tua tidak memiliki kebebasan untuk mengambil cuti kerja tanpa dibayar. Beberapa keluarga dengan orang tua tunggal terpaksa memilih antara mengirim anak mereka yang sakit naik bus untuk menjalani kemoterapi sendirian atau meninggalkan saudara kandung mereka tanpa pengawasan.

Ia menemukan banyak anak yang naik bus selama lebih dari 4 jam ke dan dari rumah sakit atau, lebih buruk lagi, tidak mendapatkan perawatan penting sama sekali.

Meskipun Richard dan Emilio mendapat tumpangan dan dukungan keluarga selama Emilio sakit, Richard melihat betapa beratnya kanker yang menimpa banyak keluarga berpenghasilan rendah dan memutuskan untuk melakukan sesuatu.

"Ini sangat sulit, tidak hanya secara emosional, tetapi juga secara finansial," katanya. "Kadang-kadang, kedua orang tua harus meninggalkan pekerjaan mereka atau mengurangi pengeluaran secara drastis. Beberapa ... tidak memiliki uang tambahan $10 untuk membayar makanan kafetaria."

Awalnya, ia berkeliling daerah itu dengan mobil Buick miliknya, mengantar keluarga-keluarga ke dan dari rumah sakit, tetapi tak lama kemudian semakin banyak permintaan yang masuk. Dengan bantuan perawat dan pekerja sosial, ia mendirikan Yayasan Emilio Nares untuk memperluas karyanya menjadi sebuah program formal, yang diberi nama Ride With Emilio.

Kini, Yayasan Emilio Nares memberikan 2.500 tumpangan gratis kepada anak-anak dan keluarga setiap tahunnya ke beberapa rumah sakit di California Selatan. Yayasan ini juga menyediakan dukungan bagi keluarga yang menyediakan layanan advokasi pasien dalam dua bahasa, dan bahkan dukungan untuk duka cita dan penguburan.

Ride With Emilio telah diakui oleh US Surgeons General dan Presiden Barack Obama sebagai studi kasus model. Baru-baru ini, Richard telah dinominasikan untuk ditampilkan dalam serial CNN Heroes .

Saat ini, Richard berlari dari Jembatan Golden Gate di San Francisco ke Rumah Sakit Anak Rady di San Diego untuk mengumpulkan dana bagi yayasannya.

Meskipun ia mungkin seorang pahlawan, Richard juga mendapatkan manfaat dari pekerjaannya. Membantu orang lain membuatnya lebih dekat dengan putranya.

"Dia benar-benar kekuatan," kata Nares. "Meskipun dia telah meninggal hampir 13 tahun yang lalu, rasanya dia masih bersamaku. Seperti dia masih ada di pundakku atau masih menarik telingaku seperti yang biasa dia lakukan."

Kunjungi Yayasan Emilio Nares untuk mengetahui lebih lanjut tentang karyanya.

Share this story:

COMMUNITY REFLECTIONS

6 PAST RESPONSES

User avatar
Amy Quinney Jul 10, 2014

I have been so inspired by your postings. It warms my heart to read about people who are in need and suffering, who have been helped by the people who sent in a message about what they were doing to help the people who were suffering. I congratulate those people who understand what it is like to be struggling to adapt to everyday life. We should all be thankful to the people who sent in stories about struggles of many people who are dealing with heavy problems. I have been so encouraged to always try to see the positive side of life and know that we are not alone! With great appreciation for your emails, Amy Quinney

User avatar
Alberto G. Jul 10, 2014

: )

User avatar
Sundisilver Jul 10, 2014

Mr. Nares is definitely a hero. Kudos, Mr. Nares, for all you do.

User avatar
Carolyn Bivens Jul 10, 2014

What a meaningful way to turn pain and grief into service for others. Pain and loss can instruct us how to live if we listen. Richard is an inspirational example of how to find purpose and fill a need.

User avatar
deborah j barnes Jul 10, 2014
Now expand this..in a for profit focus we lose the best part of who we are as human beings, Transportation should be in a healing "package" but it is not the responsibility of a medical system that is there to profit- aka lose responsibility, turns doctors into cogs etc. At the same time we are taught to buy crap we don't use, that falls apart, that is outdated asap. All in all we have been tricked into many false beliefs, beliefs that protect the pattern that is under the systems we started before we knew-diddly! This in order to maintain lifestyles that smash our immune systems which opens pathways for dis-ease. Until we recognize the monster, face it and change our patterns we will spiral down until ...ugly isions --yup like most futurama flicks. If we change to focus on our part on a living planet aka in the larger whole , realize we are ecosystemic life forms, and that we can consciously choose new choices that will actualize an entirely new cultural construct one that al... [View Full Comment]
User avatar
Kristin Pedemonti Jul 10, 2014

Beautiful & concrete example of how our own pain may heal through serving others. Bravo to Richard Nares. May Emilio continue to live on through your kindness.