Untuk Josie
Pada hari ketika
Berat badannya mati rasa
Di pundakmu
Dan kamu tersandung,
Semoga tanah liat menari
Untuk menyeimbangkan Anda.
Dan ketika matamu
Membeku di belakang
Jendela abu-abu
Dan hantu kehilangan
Masuk ke dalam dirimu,
Semoga sekawanan warna,
Nila, merah, hijau,
Dan biru langit,
Datanglah untuk bangkit di dalam dirimu
Padang rumput yang menyenangkan.
Ketika kanvasnya berjumbai
Dalam pusaran pikiran
Dan noda lautan
Menjadi gelap di bawahmu,
Semoga bisa menyeberangi perairan
Sebuah jalur cahaya bulan kuning
Untuk membawamu pulang dengan selamat.
Semoga nutrisi bumi menjadi milikmu,
Semoga kejernihan cahaya menjadi milikmu,
Semoga kelancaran samudra menjadi milikmu,
Semoga perlindungan para leluhur menjadi milikmu.
Dan begitu juga dengan yang lambat
Angin bekerja kata-kata ini
Tentang cinta di sekitarmu,
Jubah tak terlihat
Untuk menjaga hidupmu.
[Catatan: "Beannacht" adalah kata Gaelik untuk "berkah." "Currach" adalah perahu besar yang digunakan di pantai barat Irlandia.]
COMMUNITY REFLECTIONS
SHARE YOUR REFLECTION
13 PAST RESPONSES
Very inspirational - No matter what our circumstances may be, may we focus on the wonders of God's creation to bring peace, joy and love to our hearts and minds! St. Francis of Assisi pray for us, Amen
What a lovily poem. great stuff. thank for thought giving and blessing to start the new year for 2016. "WoW". That `s Solomon Manganyi.
Movingly beautiful. I will return here...again, and again.
I've been waiting, playing in clay...for this blessing. I am complete now! THANK YOU!
Thank you for sharing,
Deep words.
Thank you for sharing this beautiful blessing to start the new year and thank you for all you do to spread light, dear Daily Good folks.
Beautiful poem. Thank you for the blessings. Satya Arora, Toronto, Canada