Yang ingin saya katakan adalah, seorang pembaca harus memiliki bakat. Bakat yang sangat banyak, sebenarnya, karena bahkan pembaca yang paling berbakat pun akan menemukan banyak wilayah sastra sebagai medan yang sulit. Karena berapa banyak dari kita yang merasa dunia ini seperti yang dirasakan Kafka, terlalu sempit untuk berpindah dari satu desa ke desa berikutnya? Atau dapat membayangkan dunia tanpa kata benda, seperti yang dilakukan Borges? Berapa banyak yang bersedia bersikap murah hati secara emosional seperti Dickens, atau menganggap keyakinan agama seserius Graham Greene? Siapa di antara kita yang memiliki kapasitas untuk bersukacita seperti Zora Neale Hurston atau perut Douglas Coupland yang kuat untuk masa depan? Siapa yang memiliki kehalusan untuk mengupas nuansa samar Flaubert, atau kesabaran dan keinginan untuk mengikuti David Foster Wallace dalam spiral pemikirannya yang rumit dan berulang? Keterampilan yang dibutuhkan untuk menulisnya dibutuhkan untuk membacanya. Pembaca mengecewakan penulis sama seringnya dengan penulis yang mengecewakan pembaca. Pembaca gagal saat mereka membiarkan diri mereka mempercayai mantra lama bahwa fiksi adalah hal yang Anda sukai dan penulis adalah orang-orang yang Anda cari saat Anda ingin versi Anda sendiri tentang dunia dikonfirmasi dan diperkuat. Itu tentu saja salah satu dari banyak hal yang dapat dilakukan fiksi, tetapi itu adalah tipu daya sulap dalam sihir yang jauh lebih dalam. Untuk menjadi pembaca dan penulis yang lebih baik, kita harus saling meminta sedikit lebih banyak.
Apa Yang Membuat Seorang Penulis Menjadi B
COMMUNITY REFLECTIONS
SHARE YOUR REFLECTION
3 PAST RESPONSES
Fine, thoughtful piece by Zadie Smith. However, I'm not sure I believe, or want to believe, that "Reading, done properly, is every bit as tough as writing." Yes, it takes great attention and even well-focused repetition to comprehend what a good writer is trying to say. But the conception and writing and re-writing, and re-writing again is, I think, so much "tougher" than even the best reading. But what the hell do I know.
Both writer and reader must firstly, before any talent, have "heart".
It is true that a reader must have talent