Back to Stories

Dalai Lama Tentang Mengapa Saya Tertawa

Saya telah menghadapi banyak kesulitan sepanjang hidup saya, dan negara saya sedang mengalami masa kritis. Namun, saya sering tertawa, dan tawa saya menular. Ketika orang bertanya kepada saya bagaimana saya menemukan kekuatan untuk tertawa sekarang, saya menjawab bahwa saya adalah seorang yang tertawa profesional. [...]

Hidup di pengasingan adalah hidup yang tidak beruntung, tetapi saya selalu berusaha untuk menumbuhkan kondisi pikiran yang bahagia, menghargai kesempatan yang diberikan oleh keberadaan tanpa rumah yang mapan, jauh dari semua protokol, kepada saya. Dengan cara ini saya dapat menjaga kedamaian batin saya.

Jika kita hanya puas dengan anggapan bahwa belas kasih, rasionalitas, dan kesabaran itu baik, itu sebenarnya tidak cukup untuk mengembangkan kualitas-kualitas ini. Kesulitan menyediakan kesempatan untuk mempraktikkannya. Siapa yang dapat membuat kesempatan seperti itu muncul? Tentu saja bukan teman-teman kita, melainkan musuh-musuh kita, karena merekalah yang menimbulkan masalah paling banyak. Agar kita benar-benar ingin maju di jalan ini, kita harus menganggap musuh-musuh kita sebagai guru-guru terbaik kita.

Bagi siapa pun yang menjunjung tinggi cinta dan kasih sayang, toleransi sangatlah penting, dan hal itu membutuhkan musuh. Oleh karena itu, kita harus berterima kasih kepada musuh-musuh kita, karena merekalah yang paling membantu kita menumbuhkan ketenangan pikiran! Kemarahan dan kebencian adalah musuh sejati yang harus kita hadapi dan kalahkan, bukan "musuh" yang muncul dari waktu ke waktu dalam hidup kita.

Tentu saja wajar dan benar jika kita semua ingin punya teman. Saya sering bercanda bahwa orang yang benar-benar egois haruslah altruistik! Anda harus peduli pada orang lain, pada kesejahteraan mereka, dengan membantu dan melayani mereka, untuk punya lebih banyak teman dan membuat lebih banyak senyum berseri. Hasilnya? Saat Anda sendiri butuh bantuan, Anda akan menemukan semua yang Anda butuhkan! Di sisi lain, jika Anda mengabaikan kebahagiaan orang lain, Anda akan menjadi pecundang dalam jangka panjang. Apakah persahabatan lahir dari pertengkaran, kemarahan, kecemburuan, dan persaingan yang tak terkendali? Saya rasa tidak. Hanya kasih sayang yang menghasilkan teman sejati. […]

Bagi saya, saya selalu ingin punya lebih banyak teman. Saya suka senyum, dan keinginan saya adalah melihat lebih banyak senyum, senyum yang tulus, karena ada banyak jenisnya—sarkastik, dibuat-buat, atau diplomatis. Beberapa senyum tidak menimbulkan rasa puas, dan beberapa bahkan menimbulkan kecurigaan atau ketakutan. Namun, senyum yang tulus membangkitkan perasaan segar yang tulus, dan menurut saya senyum hanya milik manusia. Jika kita menginginkan senyum itu, kita harus menciptakan alasan yang membuatnya muncul.

-- Dalai Lama, dalam kutipan dari bukunya "My Spiritual Journey".

Share this story:

COMMUNITY REFLECTIONS

5 PAST RESPONSES

User avatar
tenzin Dec 30, 2025
Thank you for this gentle reminder not to give in to pessimism. And cultivate a good heart and a reason to smile. Kundun, you have been through so much, from being handed the fate of a country during adolescence to receiving endless news of the suffering and loss of our people in occupied Tibet. Yet instead of being reclusive or embittered, you chose responsibility, not just for 7 million Tibetans, but for all beings on this planet. Tashi Delek.
User avatar
Brion Weintzweig Jul 12, 2014

I once heard "if you want to predict the future look at the past". Someday in the future, enemies will be friends. Hope they look far enough now.

User avatar
WhitelotusJan Jun 27, 2014

This is the eastern way and we can gain a lot from this advice...we learn much more from our troubles than we do from our pleasures. The knee-jerk reaction is to be negative in one way or another when something goes wrong or someone offends you. It takes good soul qualities to turn a negative reaction around and exude light instead. When you think about it, it's only natural to be grateful for your best teachers. If you don't understand the entire teaching behind the Dalai Lama's sage advice, it might seem odd. There are many places to learn about it.

User avatar
Kami Jun 27, 2014

This (the quote from Dalai Lama) is the worst advice ever!!! It's just like the doctors, giving you advice on how to treat the symptoms instead of the real CAUSE of those symptoms. Which, to any person of even average intellignece, will be more of harm than of use in the long run. A lot, if not most of this is explained in this book: http://www.carnism.org/2012...

User avatar
Kristin Pedemonti Jun 27, 2014

Yes! Laughter, kindness and joy are infectious in a good way. Here's to showing we care by sharing. Hugs from my heart to.yours! Kristin