Pada suatu masa kekeringan hebat, seorang guru Tao ditanya oleh warga sebuah desa apakah ia dapat membantu mendatangkan hujan ke ladang-ladang kering mereka. Mereka mengaku telah mencoba berbagai cara sebelum menghubunginya, tetapi tidak berhasil.
Sang guru setuju untuk datang dan meminta sebuah gubuk kecil dengan taman yang bisa ia rawat. Selama tiga hari, ia merawat taman itu, tanpa melakukan ritual khusus atau meminta apa pun lagi dari penduduk desa. Pada hari keempat, hujan mulai turun di tanah yang gersang. Ketika ditanya bagaimana ia bisa melakukan keajaiban seperti itu, sang guru menjawab bahwa ia tidak bertanggung jawab atas hujan itu. Akan tetapi, ia menjelaskan, ketika ia datang ke desa itu, ia merasakan ketidakharmonisan dalam dirinya. Setiap hari, ketika ia merawat taman itu, ia kembali menjadi dirinya sendiri. Ketika ia kembali seimbang, hujan turun secara alami.
Saya pernah mendengar bahwa ini adalah salah satu cerita favorit psikolog Carl Jung, yang diceritakan kepadanya oleh Richard Wilhelm, penerjemah teks ramalan Tiongkok, I Ching: Book of Changes. Jung percaya bahwa kepercayaan Tao mencerminkan pemahamannya sendiri bahwa apa yang kita sebut kesadaran pribadi hanyalah persepsi parsial dari keseluruhan yang lebih besar. Ada cara untuk membuka pikiran, menghubungkan kita dengan alam bawah sadar kolektif , yang memungkinkan kita mengakses ritme universal yang lebih besar. Dan dari keterikatan yang bermanfaat ini, peristiwa paralel dapat muncul, seperti apa yang terjadi antara guru Tao dan hujan yang turun.
Jung kemudian menyebut kebetulan yang tampak ini sinkronisitas , sebuah prinsip psikologis yang memperlakukan sikap batin seseorang sebagai sesuatu yang tidak terpisahkan dari peristiwa yang terjadi di dunia. Namun, Jung tidak menyarankan atau menyamakan sinkronisitas dengan kausalitas. Guru Tao itu tidak menyebabkan hujan turun. Sebaliknya, Jung percaya ada proses paralel di mana peristiwa luar mencerminkan aktivitas psikis. Dia dikejutkan oleh wawasan Wilhelm bahwa tao , yang biasanya diterjemahkan sebagai jalan atau jalur , mungkin lebih baik dipahami sebagai makna . Sinkronisitas dapat dipahami sebagai kebetulan yang dijalin bersama oleh makna, cara mengetahui yang berpotensi berdampak seperti konsep kausalitas Barat.
Kita semua memiliki intuisi tentang tabir tipis yang memisahkan kita dari kesadaran universal yang lebih besar. Jung tidak sendirian dalam meyakini tabir ini dapat diangkat. Filsuf dan novelis Colin Wilson menulis tentang "pikiran bawah sadar" yang menjadi mati rasa, "seperti lengan yang kugantungi saat tidur, dan yang telah menjadi benar-benar mati dan tak berperasaan." Tugasnya adalah memulihkan sirkulasi antara pikiran bawah sadar dan aliran kehidupan. Dengan melakukan itu, kita membangkitkan hubungan perasaan dengan kekaguman dan misteri. Dan dalam kebangkitan terhadap kemungkinan ini, transformasi mendasar terjadi. Tidak lagi subjek pasif yang bergantung pada peristiwa, kita menjadi peserta aktif yang menerjemahkan makna ke dalam kehidupan.
Apakah perumpamaan guru Tao merupakan simbol dari pikiran yang telah terbangun, seseorang yang telah memulihkan sirkulasi antara dirinya dan Semesta? Dan jika demikian halnya, maka kita harus mempertimbangkan kembali sikap sinkronis terhadap kehidupan. Ketika kita memulihkan keseimbangan dan makna dalam diri kita, kita menabur benih harapan dan tujuan di dunia di sekitar kita.
COMMUNITY REFLECTIONS
SHARE YOUR REFLECTION
5 PAST RESPONSES
Lovely meaningful post
the idea of universal consciousness relates to an infinite multifarious reality. each instance of reality may share a common meaning, but what we experience in each instance is caused by our choices. hence, imho, it is a combination of meaning and causation. i.e., free will matters. so, when someone talks about god's will, to me, that is the abstract idea that the universal consciousness wants peace, harmony, and love for us but it doesn't identify specific steps to generate that. it is up to us to do that or not do that and the infinity of our individual choices make up the totality of consciousness. the monk made a choice. what the arm does is chosen.
Know that you are not seperated from nothing and you will heal the world tomorow.
When there is a lack of harmony within oneself it affects the outside environment. SO true. Lovely reminder to find centeredness and a sense of peace within.
Thank you for the reminder. I've had so many synchronicities within my own life that I know it is real. <3 And wonderful when it happens!